Berhasrat tapi lemah di lini belakang

15-manchester-city-joe-hart

Manchester City berhasil menang menghadapi Borussia Monchengladbach, tetapi mereka masih punya banyak masalah pertahanan yang harus diselesaikan.

Tim asuhan Manuel Pellegrini terpaksa bangkit untuk mengalahkan Monchengladbach 2-1 di ajang Liga Champions hari Rabu malam berkat gol penalti menit akhir Sergio Aguero, dalam prosesnya menjadi tim Inggris pertama yang menang di Borussia Park.

Dan mantan penyerang City ini yakin City bisa banyak belajar dari kemenangan mahal ini, y ang membuat mereka berada di tempat ketiga di Grup D, setara dengan Sevilla setelah dua pertandingan berjalan.

“Hal penting yang bisa mereka ambil adalah jika mereka tidak menyerah,” ungkap Qiunn. “Mereka yakin dan ketika mereka mendapatkan ritmenya dan Otamendi mendapat gol penyama kedudukan, keyakinan timbul dalam diri pemain City.

“Mereka mencuri kemenangan, kemudian Borussia gagal. Tekanan yang luar biasa dari City. Mereka meraih gol mereka lewat dua sepak pojok. Kita juga berbicara tentang skill mereka, tetapi malam ini ada sedikit keberuntungan yang mereka temukan.”

Akan tetapi, Quinn dengan cepat menyoroti kesalahan lini belakang yang bisa dengan mudah merugikan City jika mereka tidak memiliki Joe Hart yang melakukan banyak penyelamatan gemilang sejak kembali dari cidera.

“Tapi jangan pernah lupa jika tanpa Joe Hart pertandingan bisa saja selesai,” ungkapnya. “Saya harap mereka belajar sesuatu dari rapuhnya lini belakang mereka dan saya tidak hanya berbicara tentang dua bek tengah saja – saya berbicara tentang cara pemain di depan mereak yang seharusnya melindungi mereka juga.

“Anda harus memuji Otamendi karena gol itu, tetapi jelas sekali selama jangka waktu yang panjang di babak pertama mereka semua kelabakan. Jika anda bermain dengan Kompany dan situasi tidak berjalan baik, anda melihat dia kembali menyusun dan menarik orang-orang ke tempatnya. Dua pemain ini tidak melakukan hal tersebut; mereka hanya memainkan permainan mereka sendiri. Lagi-lagi Raffael selalu mendapatkan bola.”

Quinn juga mengkritik penampilan Yaya Toure, sebelum gelandang Pantai Gading ini digantikan saat turun minum setelah masalah hamstring.